26 Juni 2008

Tujuan

Oleh: Muhammad Nasir

tujuan telah mengajakku
menyusuri seperempat usia zaman
lepas dari segala perjanjian azali
alastu birabbikum ?
berjalanlah aku tersebab ajakan tanpa suara
tarikan tanpa tangan, pijakan tanpa kaki
dorongan tanpa harapan
hembusan tanpa angin dan…
mengapa tanpa apa-apa
semua terkuak kerana takdir
tujuan memperkenalkan aku
pada tanahMu yang jadi sengketa manusia
batuMu yang ditambang penguasa
airMu yang dirampas negara
dan anginMu…yang
mungkin belum punya sesiapa
tujuan telah memperkenalkan ku
pada bunga yang merekah
padi yang membuncah
semua tersebab pada hidup
tujuan telah membawaku pada dunia redup
mengusai reruntuhan gabah kering
jerami yang membusuk
wajah tertunduk khusuk ripuk
tujuan telah menuntunku
menyaksikan perempuan tua
menjambak rambut memukul dada
menghentak kaki memilin perut
semua terasing dari sisir yang termangu
bedak bertabur di sisi kucing yang mendengkur
tidur bersama nasib
tujuan rayo haji 2000

Tidak ada komentar: