Oleh: Muhammad Nasir
alangkah sombongnya
langit-langit yang tak bersuara
diam saja
anak-anak muda penuh gelora
melantunkan syair-syair hampa tanpa suara
tuhanpun dipaksa menari-nari di kepalanya
pengkhotbah lantunkan suara agama
ide-ide tua yang tak pernah menyerah
pada telinga yang nyaris bernanah
pelantun kata-kata
tak beranjak dari surau tua
pembaharuan! katanya
bisik keras itu melantun dinding
pembela tuhan berdiri saja di atas mihram
orang-orang suci
pertahankan kesuciannmu
bediri sajalah di atas menara
sebutlah semua apa yang ada
pada kau punya kepala
katakan, dunia yang berguna
tetapi tetap saja
tangis-tangis pilu, tak menyeruak meembus dinding
piring-piring yang berdenting
kosong! tak dianggap penting
pengobral pahala
bicaralah tentang surga di suatu masa
cukup untuk tuan-tuan saja
tentang anak-anak adam yang merana
akan ke surga dengan caranya
kavling untuk orang teraniaya
meski tak bersorban kain kafan
26 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar