Oleh: Muhammad Nasir
kasihan saudaraku
seperti kumpulan gelembung manusia
kata-kata mereka bersipongang
seperti gema tanpa sumber suara
lebih baik berteriak di ruang hampa
echoooo....
tanpa ooo...ooo..ooo...
tanpa eee...eee... eee...
kasihan!
di tengah lebuh raya dunia
mereka mencipta fatamorgana
seperti mengundang angin kebebalan
gelembung-gelembung terbang ke atas kepala
rambut santri dan sorban kiayi
basah di kepala pertanda panas di hati
biarlah, saatnya angin merangkai badai
mereka beralih membahas banjir
bilamana ada yang mati, saatnya bicara bangkai
jika saja kain putih menjadi tabir
takbir dan tahmid hinggap di bibir
bulir liur lenyap di pasir
1/26/2007 1:44:13 AM
25 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar