25 Juni 2008

Serius, ada Mesum!

Oleh: Muhammad Nasir

Kau begitu akrab dengan bantal
Gugu tergugu pungguk dipinggir telaga
Ranting patah tercebur basah
Bulan tersenyum rekah
Hanya sebesar sabit
Ketika awan mengirai embun
Bertitik-titik, nyaris tak terdengar
Hari tetap jam satu
Meski detik bergeser riang
Hanya ada satu berita
Ada jantung berdetak berpacu menghela nafas
Ada keringat disana
Kau akrab dengan bantal
Akau terperangkap dalam hayal
Allah, yaahu
Rabbi
Okt98

Tidak ada komentar: