25 Juni 2008

Tuak Pyrrho

Oleh: Muhammad Nasir

Tuak Pyrrho tidak sampai dan kurang akal
saat mulutnya pecah;
bicara alim yang tak mungkin
tapi katakan saja mungkin!
jangan jadi orang-orang mumtarin
yang tidak mungkin,
kebenaran dari atas jatuh ke otak dingin

aow...seolah-olah
kebenaran sekarang adalah kebenaran dulu
yang dipelihara sejak berabad-abad
jadilah ia langgam dan pilihan berkata-kata
akhirnya, jembatan janji patah dua
seakan-akan tak hormat jika kebenaran mendua
membunuh yang tua-tua. dan

jangan katakan; yang muda tahu apa?
begitupun yang tua tahu apa?
katakan saja, kebenaran itu seperti
memberi wool pada domba-domba

tapi lihatlah
sekawanan srigala makan dengan lahapnya
daging domba serta bulunya
katakan; makanlah kebenaran itu sendiri
tinggalkan kami wool-nya
penyelimut otak yang dingin

1/26/2007 1:46:48 AM

Tidak ada komentar: