
(II)
Tentang wanita yang kulihat di televisi;adalah cewek cantik pembaca beita, reporternya biasa-biasa saja. Kadang cantik-kadang tidak biasanya tetap asyik di mulut nona pembaca berita.
Atau juga host sebuah entertainment, gosip selebriti. Cantik dan berbadan seksi. Atau perempuan dengan tanktop, ketiak mulus bekas cukuran, badan mulus bekas luluran bibir sensual bekas gincuan. Tapi ada juga yang begoyang seperti orang sedang ‘gituan’ paha dan dadanya bersembulan.
Atau tentang perempuan korban kekerasan atau perkosaan. Sesekali tentang wanita kerudung dalam pengajian. pakai mukena pegang alqur’an. Dan sering juga tentang perempuan kelelahan tak dapat kerjaan, malah dideportasi ulah majikan, saat ia menjadi TKI di negeri jiran.
Tentang perempuan di televisi; adalah hiburan dan kumpulan kesedihan. Yang cantik seksi diumbar sepeti makanan. Yang kurus kumal demi berita kesedihan. Yang pintar-pintar untuk perdebatan. Tetapi masih sering untuk konsumsi penjantan.
Ah, perempuan, lembar demi lembar hanya analisa penelitian. Bundel besar di lemari teman anya kumpulan; tentang mimpi kartini yang berakhir seri.
291106
Tidak ada komentar:
Posting Komentar