Oleh: Muhammad NAsir
eh!
(buka mata,bung!)
sekedar berita;
penyair di kandang kuda
bicara makna berkata-kata
eh!
entah siapa pula namanya
tidak siang berminyak peluh
tak malam bermandi bulan
hingga langit merah tua keesokan harinya
ayam betina bekotekpun disanggahnya
demi sebuah wibawa;orang pintar mesti bicara
demi syair segala raja
tak peduli air liur pagi menetes
memaki-maki setinggi hati
katanya;hey penyair tak berbudi!
kau taruhlah tuhan antara kepala dan ujung kaki
eh!
mana ada tuhan di kepala sepi
otak yang tak mandi dan jarang ngaji?
untung aku bukan penyair
kecuali penulis puisi yang saban hari
butuh publikasi
eh!
apapula yang jadi soal?
bagaimana mungkin kau yang berkurung
seperti kadal bicara soal sosial
memaki-maki ala orang tak bermodal
eh!
manusia hewan yang berkata-kata
adat kata kadang tak butuh makna
di mulut si gila dan buta aksara
termasuk lidah di ujung pena
eh!
mana kupercaya
pada penyair di kandang kuda
tak kemana-mana, bicara pula baratayudha
dasar, murid kuda
(27/11/06)
24 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar